Posted on June 14, 2009 by mahdibadari
Avant Story: Saya suka coklat……
London, 8 September 2002
Hari ini hari sabtu. Cuaca di London begitu dingin. Aku tidak bergerak kemana-mana selain di depan perapian. Dan alfred tahu apa yang bisa membuatku begitu senang dalam keadaan dingin seperti ini. segelas coklat panas. Dan tentu saja coklatnya harus yang terbaik. Aku selalu meminta coklat panas kepada alfred setiap hari walaupun cuaca tidak dingin. Ibu dan ayah sering memarahiku karena tingkahku ini. dan terkadang James sendiri yang suka mengadukan tindakanku ke ayah dan ibu. Aku tidak suka itu.
Karena pagi ini cuaca begitu dingin dan ayah serta ibuku sedang bepergian keluar, aku hanya tinggal bertiga dengan alfred dan james. Dari tadi aku tidak melihat james. Mungkin dia sedang tidur. Lebih baik dia seperti itu daripada mengganggu indahnya pagiku. Aku menyalakan televisi dan menonton acara untuk anak-anak seumuranku. Pagi ini ada Kisah Sang Penyihir dan Bola Ajaibnya, Petualangan Doraemon, dan pertunjukan seni melipat kertas. Aku menyuruh alfred untuk membawakanku kertas lipat yang ada di kamarku dan juga sebatang coklat yang ada di dalam lemari es. Ketika alfred kembali, dia hanya membawa kertas lipatku.
“kenapa coklatnya tidak ada, alfred?”
“maafkan saya, tuan muda. Ternyata kita kehabisan coklat batangan. Saya akan pergi sebentar untuk membelinya.” Aku memasang wajah cemberut. Tidak biasanya kami kehabisan coklat. Berarti ada satu orang yang mengambil semua coklat yang ada di lemari es. Alfred melangkah keluar dari rumah setelah mengenakan pakaian hangat dan sepatunya. Aku kembali menikmati tayangan televisi dan mencoba berbagai gerakan yang ditampilkan. Aku sempat terjatuh beberapa kali ketika meniru gerakan tarian di Kisah Penyihir dan Bola Ajaibnya dan melempar gumpalan kertas karena gagal membuat lipatan angsa dan ikan yang ditunjukkan. Aku akhirnya mematikan televisi dan berdiam diri melihat ke luar. Orang-orang tidak ada yang berada di luar. Mereka semua tampak sedang menikmati pemanasan rumah mereka dengan bermain. Aku ingin sekali bermain ke sana, tapi biasanya alfred melarangku keluar rumah jika cuaca begitu buruk. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil permainan monopoliku dan mengajak james bermain.
“james, ayo kita main monopoli.”
“kakak main saja dengan yang lain. Aku sedang tidak ingin bermain.”
“ayolah, james. Alfred sedang keluar rumah. Ramia sekarang sedang memasak. Sedangkan yang lainnya tidak begitu mengerti bagaimana bermain monopoli.”
“ah, kakak, aku kan sedang tidak ingin bermain. Kakak bermain sendiri saja.”
“james mandrake, dengarkan kata-kataku dan ayo kita bermain.” Tidak ada lagi kata-kata james dari dalam kamarnya. Akhirnya aku memutuskan untuk menikmati monopoli sendirian saja.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on January 23, 2009 by mahdibadari
kalau mau baca yang lebih lengkap, silahkan kirim email ke mahdibadari@yahoo.com (account fs aku juga ini) atau mahdibadari@gmail.com (ini account fb aku)
ntar bakal dikirim ceritanya
updatenya?
mungkin 1 bulan sekali
thanks
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on August 24, 2008 by mahdibadari
Aku memang sedang senang belajar tadi pagi. Tapi, itu berubah ketika aku mengetahui kalau mereka pindah kemari. Sungguh tak terduga.
Jack, Daniel, May, Larsh, dan Isis. Mereka adalah teman aku ketika masih sekolah dasar. Kami berpencar sejak lulus smp dan memiliki hidup masing-masing dengan tenang. Tentu saja kami masih berhubungan lewat internet, tapi wacana tentang mereka semua pindah kemari itu adalah lain hal.
“jadi, sejak kapan kalian berkenalan dengan avant?”
“sejak kami masih bayi. Ibu kami kan teman dekat, jadi bisa dibilang begitu”
“wah, hebat. Kalian akrab sekali ya. Nampaknya kalian udah jadi enam bersaudara saja.”
“ah, jangan ngomong hal yang membosankan seperti itu. Iya kan Dan?”
“aku tak peduli. Aku sedang ingin tidur.”
“tidur? Jangan. Sebentar lagi pak novis akan masuk”
“jangan pedulikan aku, Larsh. Aku memang mengantuk sekali. Tolong berikan kursi itu, May”
“tidak ah. Itu kan urusan pribadimu. Ambil aja sendiri”
“pelit amat sih.Avant, tolong bawakan kursi itu.”
“tidak. Aku sedang sibuk membaca. Minta bantuan ke Raisha saja”
“Benarkah Raisha?”
“baiklah. Kalian berenam walaupun akrab juga agak sedikit “kurang baik” ya”
“Itu terserah kami kan. Don’t think about us. Just think about yourself. We don’t need be watched”
“tapi kan itu hal yang tidak baik dalam sebuah persahabatan”
“just be quiet”
“tapi…”
“sudahlah raisha. Isis memang seperti itu. Percuma meladeninya.”
“avant?”
“sekarang tolong kau bantu aku mengerjakan soal ini. Aku sedang tidak enak badan”
“okay. Ngomong-ngomong, mereka asalnya dari mana sih?”
“kami bertemu di inggris. Aku asli inggris, jack kanada, daniel dari argentina, may dari cina, marsh dari rusia, dan isis dari mesir”
“wow. Itu sungguh menarik melihat keanekaragaman kalian”
“itu hal biasa. Lagian, kenapa kamu tiba2 berseri-seri seperti itu?”
“aku senang sekali bahwa ada banyak orang asing di sekolah kita. Rasanya seperti sekolah internasional saja”
“jangan bercanda. Itu hal yang biasa saja. Karena setiap orang itu berbeda dan kita tak sebaiknya melihat perbedaan itu dengan seksama”
“Ah. Aku nyerah deh kalo kamu mulai ngomong sok filosofi gitu. Nih, sudah selesai kukerjakan semua”
“Thanks ya. Badan aku masih sakit. Tak tahu kenapa bisa begini”
“Apa mau kuantar ke uks? Kamu kelihatannya pucat”
“tidak perlu. Aku masih bisa belajar. Tolong ambilak aku minum”
“tunggu seben……”
“terdengan bunyi keras seperti petir disusul oleh guncangan keras di halaman luar. Kami semua terhanyung kesana-kemari karena lantai yang bergoncang terlalu keras.
Filed under: Uncategorized | 7 Comments »
Posted on August 24, 2008 by mahdibadari
Hari senin yang menyenangkan kembali datang. Walaupub diawali dengan sedikit upacara yang membosankan, tapi aku tetap merasa hari senin adalah hari terbaik dalam sepekan. Itu dikarenakan pelajarannya yang menyenangkan.
“Hai, Raisha”
“Oh, Mai. Selamat pagi”. Mai adalah teman aku sejak kecil. Dari sd hingga sekarang, kami selalu satu sekolah. Ia juga tetangga dekatku. Jadi bisa dibilang kalau kami sudah seperti saudara saja.
“Pagi. Baru datang ya?”
“yep. Tadi terjebak macet. Sedang apa disini?”
“sedang bosen dikelas. Jadi aku keluar aja bentar.”
“oh. Kalo gitu aku duluan ya ke kelas”
“oke”
Gerbang sekolah nampak ramai hari ini. Sungguh suatu hal yang aneh. Ternyata ada banyak sales yang datang. Mereka datang dengan harapan dapat menarik siswa untuk ikut program mereka. Aku tidak suka seperti itu. Membuat diri susah saja.
Dalam perjalanan ke kelas, seperti biasa aku menyapa setiap murid yang kutemui. Ada randa, rodi, dans, ilham, dan masih banyak lagi. Tentu aku tidak bisa menyebutnya satu persatu. Setibanya di kelas, aku hanya melihat satu orang di dalam. Ia adalah Avant. Murid pindahan dari Inggris. Asli indonesia, sih. Itu bisa dilihat dari wajahnya dan gaya bicaranya. Sepertinya ia hanya sebentar di inggris.
“hei, vant.”
“oh, raisha. Pagi”
“pagi. Sendiri saja. Sedang ngapain? Mana yang lain?”
“mereka sedang ke gerbang depan kan. Sedangkan aku lagi membaca buku.”
“eh. Kamu udah pintar. Tak usah belajar berat seperti itu.”
“masak sih kalau aku ini pintar?”
“maksudmu? Nilai ulangan harian kamu saja selalu 100. Truz, pas tes kemarin, nilai kamu paling tinggi di tingkat nasional. Kurang pintar apa lagi.”
“itu bukan patokan kan? Aku hanya sedang beruntung saja. Hehe. Hoki gitu loh”
“hoki? Kalo kamu belajar seperti tiap hari, itu sih namanya bukan hoki.”
“iya deh. Terserah apa kata tuan putri”
“jangan panggil dengan nama itu.aku tidak suka”
“baiklah, nyonya besar”
“kok makin parah aja. Aku belum menikah kok.”
“baiklah, yang mulia ratu yang sedang melajang.”
“kamu ini. Ngak bisa…”
Siswa-siswi tiba-tiba masuk. Sepertinya bel sudah berbunyi tanpa kami sadari. Aku kembali ke tempat dudukku. Pelajaran pertama hari ini adalah matematika, pelajaran favoritku. Walaupun nilaiku tidak bagus, tapi aku menyukai matematika kerana gurunya, bu Mirsha. Beliau guru yang cantik, berkharisma, dan mampu mengajar dengan pola yang menyenangkan. Ia juga merupakan wali kelas kami.
“Anak-anak. Sebelum ibu memulai pelajaran hari ini, ada satu pengumuman.”
“apa itu, bu?”
“hari ini kalian akan kedatangan 5 teman baru.”
“lima? Tidak salah buk”
“tidak. Ibu tidak bercanda.”
Lima? Banyak amat. Ini adalah kedatangan murid baru yang kedua, enam bulan sejak kepindahan Avant kemari.
“Nah. Anak-anak. Tolong beri sambutan buat lima teman baru kalian.”
Lima orang murid masuk. 3 perempuan dan 2 laki-laki. Jumlah yang terlalu banyak untuk suatu kepindahan.tapi, ada satu hal yang aneh. Avant terlihat keheranan. Baru kali ini aku melihatnya seperti itu.
“ada apa, vant?
“kalian? Kenapa bisa ada disini?”
“hai, tuan muda”
Semua murid dan bu guru memandangi avant.
“apa? Jadi kamu sudah kenal mereka”
******
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on August 24, 2008 by mahdibadari
Hohoho. Baiklah.Terakhir cerita kakek tentang apa?
Tentang dia mendapatkan kekuatan
Ohya. Oke. Kakek akan lanjutkan ceritanya. Setelah dia mendapatkan kekuatan, maka ia pun ikut dalam pertempuran antara “Kebaikan” dan “Kejahatan”. Ia tidak memihak salah satu diantara mereka. Ia hanya berjuang sendirian untuk mengalahkan mereka. Kehadirannya membuat kedua pihak merasa terganggu dan mengangap bahwa ia adalah ancaman serius bagi kepentingan mereka. Tak sering “Kebaikan” dan “Kejahatan” bekerja sama untuk mengalahkan dia. Pertempuran demi pertempuran dimenangi oleh tiap-tiap pihak. Tapi..
Kakek, aku bosan mendengar itu. Cepetin ceritanya
Tapi nanti kamu tidak mengerti ceritanya dengan baik
Tidak apa-apa. Daripada aku bosan.
Baiklah. Jadi, menurut kisah, pertempuran sang ksatria sudah hampir selesai. Hanya tersisa satu peperangan lagi baginya untuk mengalahkan “Kebaikan” dan “Kejahatan”.
Wah. Bener itu kek? Jadi gimana akhir ceritanya?
Hohoho. Itu kakek belum tau. Ceritanya hanya sampai disitu saja.
Eh. Kok begitu? Tidak seru dong.
Jangan bicara seperti itu. Justru ini yang menarik. Kita bisa membuat sendiri akhir ceritanya. Takdir itu bukan sesuatu yang mengikat. Tapi, hasil dari semua jerih payah kita. Tak seorang pun bisa mengetahuinya sebelum kita menerimnya.
Buu. Aku tak mau lagi mendengar ceramah kakek.
Hehehe. Dasar anak kecil. Maunya senang melulu. Tapi, pasti kakek belum bilang tentang hal ini.
Apa itu kek?
Bahwa dia itu adalah manusia.
Manusia? Benarkah?
Maksud kakek, wujud terakhir dia akan berupa manusia. Dan satu lagi, tanggal lahirnya selalu 31 desember. Jadi, kalau ada teman kamu yang ultahnya 31 desember, kamu coba tanya dia. Jangan-jangan memang dia.
Ah, kakek. Jangan percaya hal bodoh seperti itu. Belum tentu kan.
Hahahaha. Cucuku memang pintar. Sekarang, apa kamu mau eskrim?
Eskrim? Hore. Makash kek.
Lalu, terdengar suara letusan senjata api. Kakek yang ada di sampingku tiba-tiba roboh. Cairan bewarna merah keluar dari dada kirinya. Aku bertanya kepada kakek apa yang terjadi. Tapi, kemudian kakek terlentang. Aku memanggilnya tapi ia tidak menjawab. Orang-orang pun mulai mengerumuni kami. Ada yang memanggil ambulans adan polisi. Ada yang terkejut melihat. Ada yang memeriksa kakek. Tapi, aku hanya terdiam. Menangis tak tahu apa yang harus kulakukan.
“hah.hah.hah”
“Raisha? Apakah kamu baik-baik saja?”
“Aku baik mama”
“Bukakan pintunya. Mama mau masuk”
Aku membukakan pintu.
“ada apa, nak?”
“Mimpi. Mimpi buruk ketika di taman waktu itu.”
“Sudahlah sayang. Lupakan saja kejadian itu”
“tapi ibu, gara-gara aku, kakek jadi…
“tidak. Itu bukan salahmu. Kamu tidak boleh beranggapan bahwa kamu yang salah”
“tapi, kalau raisha tidak mengajak kakek ke taman, pasti saat ini kakek masih ada bersama kita.”
“kakek selalu bersama kita.dia selalu mendoakan kita. Dia selalu mengawasi kita. Kamu jangan khawatir. Walaupun tak nampak, kakek pasti akan ada di dekat kita.”
“mama benar. Pasti kakek akan melindungi kita semua.”
“nah, begitu lebih baik. Sekarang mandilah dan ganti baju. Kamu harus sekolah. Sebentar lagi ujian akhir kan? Kamu harus belajar yang giat, ya”
“baik, mama”
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on July 26, 2008 by mahdibadari
yay, update ke empat
isinya apa aja ya?
check this out
1. this post
2.post “it’s over”
3.page “kuliah”
plz enjoy them
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on July 26, 2008 by mahdibadari
yay, bridging 2008 udah selese
akhirnya keluar dari asrama
tapi udah bosan aja nih udah ngak ada acara yang seru
tapi sabar, ntar lagi juga pasti ketemuan
for all members, soon we’ll meet again
so don’t worry
maybe we’ll stick together for 4 years
hehehe
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on July 16, 2008 by mahdibadari
yay
update yang ketiga
yang diupdate kali ini
1. my own fantasy story
2. post baru: bridging program
3. update post peljaran ti
plz enjoy them as while as you can
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on July 16, 2008 by mahdibadari
fuh
akhirnya tinggal seminggu lagi
truz hari2 yang menyenangkan itu hanya tinggal kenangan
tapi kan ntar pasti ketemu lagi di itb
for u all bridging member,
DO ALL YOUR BEST EFFORTS IN THIS WEEK
U CAN DO IT!!
Keep on spirit with the party
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on June 30, 2008 by mahdibadari
wow, tadi tuh pelajarannya sangat melelahkan
ternyata banyak hal yang diminta
bikin pegal pergelangan tangan aja
ditambah pelajaran excel yang menyusahkan
bikin capek and pegel, euy
kemarin pelajaran ti dihabisi dengan power point
halaman yang begitu banyak dan animasi yang menyulitkan
meninggalkan kesan yang buruk akan pelajaran ti
inikah tugas tpb dari stei?
takut
Filed under: Uncategorized | 1 Comment »